Dalam upaya memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada para atlet yang berprestasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) telah menyalurkan bonus sesuai ketentuan yang berlaku. Bonus ini ditujukan untuk mendukung dan memotivasi atlet serta pelatih yang telah berjuang meraih prestasi di ajang olahraga internasional.
Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Keputusan Menteri Nomor 219 Tahun 2025 mengatur pemberian penghargaan bagi atlet dan pelatih yang berpartisipasi dalam SEA Games Ke-33 di Thailand. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghargai usaha dan kerja keras para atlet nasional.
Bonus tersebut akan dibagikan berdasarkan kategori prestasi yang diraih, dengan masing-masing perolehan medali memberikan imbalan yang berbeda. Penyaluran bonus ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi dalam kompetisi mendatang.
Rincian Bonus untuk Atlet dan Pelatih di SEA Games 2025
Atlet perorangan yang berhasil meraih medali emas akan menerima bonus sebesar Rp1 miliar, sementara untuk perak dan perunggu masing-masing mendapatkan Rp315 juta dan Rp157,5 juta. Atlet ganda pun tidak ketinggalan, dengan bonus Rp800 juta bagi peraih medali emas, Rp252 juta untuk perak, dan Rp126 juta untuk perunggu.
Bagi kategori atlet beregu, imbalan yang diberikan juga cukup signifikan. Bonus untuk peraih medali emas adalah Rp500 juta, Rp220,5 juta untuk perak, dan Rp110,25 juta untuk perunggu. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung perkembangan olahraga tanah air melalui insentif yang menarik.
Pelatih juga mendapatkan perhatian serius dalam program ini. Pelatih yang mendampingi atlet perorangan atau ganda berhak atas bonus Rp300 juta untuk medali emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu. Ini adalah langkah baik untuk menghargai peran pelatih yang menjadi kunci keberhasilan atlet.
Motivasi dari Pemerintah untuk Para Atlet
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menekankan bahwa bonus ini adalah bentuk apresiasi dari negara atas dedikasi para atlet dan pelatih. Ia berharap bonus ini mampu menggugah semangat atlet dan pelatih untuk terus mencetak prestasi yang lebih baik di ajang olahraga internasional berikutnya.
Dengan bonus yang meningkat, Menpora berharap atlet memperoleh motivasi untuk berlatih lebih keras. Keberhasilan dengan raihan 91 medali emas di SEA Games 2025 menjadi titik terang bagi masa depan olahraga Indonesia, dan pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi atlet.
Erick menambahkan bahwa pajak dari bonus ini akan ditanggung oleh Kemenpora, sehingga atlet dan pelatih dapat menerima jumlah bersih yang lebih besar. Ini adalah strategi yang baik untuk memastikan bahwa para peraih medali merasa dihargai dan diperhatikan secara finansial.
Peran BRI dalam Penyaluran Bonus kepada Atlet
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai lembaga keuangan yang terlibat, berkomitmen untuk menyalurkan bonus ini dengan efisiensi. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengelola proses penyaluran bonus kepada para atlet berprestasi.
BRI percaya bahwa bonus yang disalurkan merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan olahraga nasional. Hal ini menunjukkan sinergi antara sektor publik dan swasta, dalam rangka kemajuan prestasi olahraga di Indonesia.
Hery Gunardi juga berharap bahwa dukungan ini akan memberikan motivasi tambahan bagi para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Keberhasilan di SEA Games diharapkan menjadi awal dari prestasi yang lebih gemilang di ajang internasional berikutnya.
Pendidikan dan Literasi Keuangan untuk Atlet Berprestasi
BRI, dalam kerjasama dengan Kemenpora, juga berinisiatif menggelar kegiatan literasi keuangan untuk atlet. Kegiatan ini bertujuan agar para atlet dapat mengelola penghasilan mereka secara bijak setelah menerima bonus. Edukasi ini menjadi sangat relevan bagi atlet yang ingin mempersiapkan masa depan keuangan mereka dengan baik.
Dalam acara tersebut, praktisi keuangan terkemuka Prita Ghozie diundang untuk memberikan wawasan praktis. Selain meningkatkan kesadaran finansial, tujuan dari sesi ini adalah untuk membantu atlet merencanakan masa depan yang lebih baik, di luar arena perlombaan.
Dengan mengedukasi atlet tentang manajemen keuangan, diharapkan mereka tidak hanya menjadi juara di lapangan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ketahanan finansial yang dibangun akan cerminan dari keberhasilan mereka di dalam dan luar dunia olahraga.













