Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan pendapatnya mengenai fluktuasi nilai tukar rupiah, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan terpengaruh oleh perubahan jangka pendek dalam pasar valuta asing. Ia menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sebagai prioritas utama untuk menciptakan stabilitas.
Purbaya menjelaskan bahwa tanggung jawab terhadap stabilitas nilai tukar merupakan ranah Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter. Pemerintah berperan dalam memperkuat struktur ekonomi agar tetap menarik bagi para investor, terutama di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.
“Saya ingin fokus pada penciptaan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, karena ketika ekonomi tumbuh dengan baik, maka kepercayaan masyarakat akan meningkat,” jelas Purbaya dalam acara Economic Outlook 2026. Hal ini menunjukkan tekad pemerintah untuk meningkatkan fondasi ekonomi meskipun terdapat tantangan di luar sana.
Dia menekankan bahwa kekuatan fundamental ekonomi akan terlihat dalam kinerja pasar keuangan, terutama di sektor pasar modal. Kinerja yang baik ini dapat mendorong nilai tukar menjadi lebih kuat.
Purbaya menjelaskan, ketika pasar modal mengalami kemajuan, profitabilitas perusahaan juga meningkat, yang pada gilirannya dapat menarik lebih banyak investor ke pasar modal. Arus modal yang masuk ini berpotensi memberikan dampak positif pada nilai tukar rupiah.
Namun, ia juga mengakui bahwa sentimen di pasar keuangan sering kali sulit untuk dikendalikan oleh pemerintah. Meski begitu, prioritas utama tetap pada memastikan bahwa mesin pertumbuhan tetap berjalan melalui perbaikan iklim investasi dan pengurangan hambatan bagi pelaku bisnis.
“Yang terpenting adalah kita harus memastikan pertumbuhan terus berjalan, dan saya ingin pertumbuhan tahun ini sekitar 6% dan tahun depan bisa lebih cepat lagi. Saya berusaha memperbaiki fasilitas investasi agar pelaku bisnis dapat beroperasi dengan lebih efisien,” tegasnya.
Purbaya menekankan bahwa intervensi langsung di pasar valuta asing bukanlah domain kebijakan fiskal. Sebaliknya, pemerintah akan konsisten dalam memperkuat sektor riil untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kepercayaan investor, yang pada akhirnya akan mendukung stabilitas mata uang rupiah.
Pentingnya Keberlanjutan dalam Pertumbuhan Ekonomi
Dalam menghadapi fluktuasi ekonomi global, pemerintah berusaha untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Pemangku kebijakan menyadari bahwa ketidakpastian di luar negeri dapat mempengaruhi pasar domestik, namun mereka tetap optimis tentang potensi pertumbuhan lokal.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah melakukan berbagai inisiatif yang dirancang untuk menarik investasi asing dan menjaga daya saing sektor industri domestik. Langkah ini penting agar dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ketika sektor swasta tumbuh, efek positifnya juga akan dirasakan oleh sektor publik. Peningkatan pendapatan dari pajak akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk berinvestasi lebih banyak dalam infrastruktur dan layanan publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi.
Stabilitas makroekonomi, menurut Purbaya, juga bergantung pada daya tarik pasar finansial Indonesia. Melalui kebijakan yang smart dan responsif, pemerintah berharap dapat menciptakan kondisi di mana investor merasa aman untuk berinvestasi dalam jangka panjang.
Penting bagi pemerintah untuk terus berkomitmen pada reformasi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas untuk meningkatkan kepercayaan kepada investor. Dengan meningkatkan kualitas tata kelola, diharapkan investasi dapat mengalir lebih lancar ke sektor-sektor yang produktif.
Peran Kebijakan Fiskal dalam Mendukung Stabilitas
Kebijakan fiskal yang responsif dan proaktif merupakan bagian integral dari strategi pemerintah untuk menciptakan stabilitas ekonomi. Ini juga mencakup pengaturan anggaran yang memprioritaskan belanja produktif, yang dalam jangka panjang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Purbaya menegaskan pentingnya kendali anggaran untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dapat memberikan dampak maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dengan fokus pada proyek-proyek infrastruktur dan layanan publik, pemerintah ingin menciptakan landasan yang kuat bagi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah juga bekerja untuk memperkuat kerjasama antara sektor publik dan swasta. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan kesempatan baru bagi inovasi dan pengembangan ekonomi, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Pelaksanaan program-program yang berorientasi pada hasil diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran. Dengan cara ini, dampak dari setiap kebijakan fiskal dapat tercapai secara optimal dan memberikan hasil yang jelas bagi masyarakat.
Menghadapi tantangan global, pemerintah harus bersikap adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi ekonomi. Ini termasuk mempertimbangkan langkah-langkah yang tepat untuk mencegah terjadinya inflasi yang dapat berdampak negatif pada daya beli masyarakat.
Menuju Ekonomi yang Lebih Resilient dan Kompetitif
Pemerintah ingin memastikan bahwa perekonomian Indonesia tidak hanya tumbuh, tetapi juga resilient terhadap gejolak internasional. Dengan menciptakan sistem yang fiskal yang sehat, diharapkan dapat memperkuat fondasi untuk masa depan.
Inisiatif untuk meningkatkan nilai tambah dalam sektor pertanian dan industri juga menjadi fokus utama. Ini akan membantu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, sehingga mendorong ekspor dan menciptakan lapangan kerja lebih banyak.
Purbaya berpendapat bahwa dengan meningkatkan daya saing produk lokal, pemerintah akan menciptakan ekosistem yang kondusif untuk pertumbuhan. Baik investor domestik maupun asing diharapkan dapat melihat potensi besar yang dimiliki oleh Indonesia.
Komitmen untuk berinvestasi dalam teknologi dan inovasi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Ini bertujuan untuk mengubah struktur ekonomi Indonesia menuju yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Dalam istilah sederhana, keberhasilan untuk menuju ekonomi yang lebih resilient adalah tentang menciptakan dan memperkuat fondasi ekonomi, yang kemudian akan menciptakan kepercayaan kepada para investor dan masyarakat secara umum. Dengan konsistensi dan kolaborasi, masa depan ekonomi Indonesia dapat menjadi lebih cerah.











