Gyeongju, sebuah kota yang mungkin belum banyak dikenal oleh publik, kini menjadi sorotan berkat keberadaan acara Global KTT APEC. Terletak sekitar 50 kilometer dari Busan, kota ini menyimpan beragam kekayaan sejarah dan budaya yang menarik perhatian. Banyak yang menyebutnya sebagai “museum tanpa dinding” karena warisan budayanya yang melimpah.
Keberadaan Gyeongju sebagai ibu kota Dinasti Silla kuno menjadikannya sangat penting dalam sejarah Korea. Dengan situs-situs bersejarah yang terjaga dengan baik, kota ini menawarkan pandangan mendalam tentang kehidupan orang Korea pada masa lalu.
Berdasarkan data resmi, lebih dari 1,15 juta pengunjung asing datang ke Gyeongju dalam satu tahun terakhir. Ini adalah sebuah pencapaian yang menggembirakan untuk kota yang bukan pusat pembangkit ekonomi.
Kekayaan Budaya dan Sejarah Gyeongju yang Mengagumkan
Salah satu daya tarik utama Gyeongju adalah jumlah situs Warisan Dunia UNESCO yang dimilikinya, termasuk makam-makam kuno dan kuil-kuil bersejarah. Dengan keberadaan 36 harta nasional, kota ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi bagi para pencinta sejarah. Setiap sudut di Gyeongju bercerita tentang kejayaan masa lalu yang pernah dimiliki oleh Dinasti Silla.
Di Gyeongju, pengunjung bisa menemukan Dolmen, struktur batu dari zaman prasejarah yang memberikan wawasan tentang kehidupan masa lalu. Makam-makam kuno yang dijaga dengan penuh penghormatan juga menciptakan suasana yang kaya akan nilai sejarah. Pengalaman menjelajahi kota ini seakan membawa kita kembali ke masa lalu.
Arsitektur yang ada di kota ini juga sangat unik, mencerminkan estetika dan kebudayaan Silla yang kental. Kuil Seokguram, dengan patung Buddha yang megah, adalah salah satu contohnya. Ini adalah simbol spiritual yang tak hanya menarik perhatian wisatawan, tetapi juga menjadi lokasi ziarah bagi banyak orang.
Pesona Alam di Sekitar Gyeongju yang Menyejukkan
Salah satu keindahan Gyeongju tidak hanya terletak pada situs bersejarahnya, tetapi juga pada pemandangan alam yang menakjubkan. Bukit-bukit hijau yang mengelilingi kota ini menciptakan pemandangan yang memesona. Saat musim semi tiba, bunga-bunga mekar menambah keindahan panorama kota ini.
Gyeongju juga dikelilingi oleh beberapa taman nasional yang menawarkan kesempatan untuk hiking dan kegiatan luar ruangan lainnya. Salah satu populer adalah Taman Nasional Gyeongju yang memberikan jalur hiking menarik dengan pemandangan spektakuler. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam.
Tak ketinggalan, Danau Bomun yang indah melengkapi keindahan alam Gyeongju. Pengunjung bisa menikmati berbagai aktivitas air, seperti berperahu atau bersepeda di sekitar danau, serta menikmati kuliner lokal di restoran yang ada di sekitarnya. Semua ini memberikan pengalaman yang tidak terlupakan.
Food Scene di Gyeongju yang Patut Dicoba
Kuliner di Gyeongju tak kalah menarik dibandingkan destinasi lainnya. Kota ini menawarkan beragam pilihan makanan tradisional Korea yang lezat. Satu hidangan terkenal yang harus dicoba adalah Gyeongju bread, roti isi manis yang menjadi ciri khas kota ini. Rasanya yang kaya akan membuat lidah bergoyang.
Tak hanya itu, Ramyeon khas Gyeongju juga banyak diburu oleh wisatawan. Mie yang disajikan dalam kuah panas dan bumbu khas membuatnya menjadi pilihan yang pas, terutama di musim dingin. Berbagai restoran dan warung menawarkan makanan ini dengan cara penyajian yang unik.
Di Gyeongju, pengunjung juga bisa menemukan pasar tradisional yang ramai dengan berbagai jajanan lokal. Setiap sudut pasar menyuguhkan aroma makanan segar yang menggoda selera. Ini adalah tempat yang ideal untuk merasakan kuliner lokal sekaligus berinteraksi dengan masyarakat setempat.











