Jenazah Meriyati Roeslani Hoegeng tiba di rumah duka di Perumahan Pesona Khayangan, Sukmajaya, Depok, pada Selasa, 3 Februari 2026, sekitar pukul 16.10 WIB. Prosesi penyambutan jenazah berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah pejabat kepolisian yang memberikan penghormatan terakhir.
Anak almarhumah, Aditya S Hoegeng, terlihat setia mendampingi ibunya hingga ke dalam rumah duka. Kehadiran keluarga dan kerabat turut memberikan dukungan emosional di saat yang sulit ini.
Aditya mengungkapkan bahwa ibunya mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada siang hari. Ia memberikan keterangan bahwa ibunya meninggal dunia pada pukul 13.20 WIB, sebuah momen yang sangat menyentuh bagi keluarganya.
Perawatan Intensif dan Proses Penyembuhan yang Panjang
Meriyati sempat menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang menurun. Proses perawatan pertama dilakukan pada Oktober 2025, di mana ia dirawat selama satu minggu dan sempat diizinkan pulang.
Namun, setelah dua hari di rumah, Aditya mengungkapkan bahwa ibunya tidak mau makan, sehingga keluarga mengalami kesulitan. Ini menambah kepedihan yang dirasakan keluarga di tengah kekhawatiran yang semakin membesar terhadap kesehatan Meriyati.
Keluarga sempat berharap keadaan Meriyati akan membaik, namun kenyataan berbalik saat kondisi kesehatan sang ibu semakin menurun. Meriyati yang sudah berusia 100 tahun membuat mereka sangat cemas akan kesehatannya.
Keputusan Keluarga Membawa Meriyati Kembali ke Rumah Sakit
Menyaksikan penurunan kondisi kesehatan ibunya, keluarga memutuskan untuk membawa Meriyati kembali ke rumah sakit untuk perawatan kedua. Proses perawatan kedua dimulai pada 26 Januari 2026 dan berlangsung hingga hari wafatnya.
Keluarga berusaha maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi kesehatan Meriyati. Mereka berharap untuk melihat tanda-tanda perbaikan, tetapi kondisi tetap tidak menunjukkan perubahan. Ini adalah masa yang penuh perjuangan bagi mereka, penuh harapan namun juga ketidakpastian.
Dengan segala upaya, mereka terus mendukung Meriyati dalam setiap langkah yang diambil. Perawatan yang intensif serta momen-momen kebersamaan menjadi titik harapan bagi keluarga di saat sulit ini.
Kenangan dan Warisan yang Ditinggalkan Meriyati Roeslani Hoegeng
Kehidupan Meriyati meninggalkan banyak kenangan berharga bagi keluarga dan seluruh orang yang mengenalnya. Dedikasinya kepada keluarga dan perannya dalam masyarakat menjadi bagian dari warisan yang akan selalu diingat.
Banyak orang yang mengagumi sosok Meriyati sebagai ibu yang penuh kasih sayang serta panutan bagi banyak generasi. Setiap cerita tentang hidupnya menjadi inspirasi bagi mereka yang dekat dengannya.
Selama seratus tahun kehidupannya, Meriyati telah memberikan banyak kontribusi kepada lingkungan sekitarnya. Kehadirannya akan selalu dirindukan dan kenangan indah bersamanya akan terpatri selamanya dalam ingatan keluarga dan sahabat.











