Tumpukan sampah yang memenuhi jalan-jalan di Depok menjadi perhatian utama masyarakat saat ini. Masalah ini terjadi akibat overload di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung dan keterbatasan kendaraan pengangkut sampah yang tidak kunjung teratasi.
Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat dampaknya terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Salah satu lokasi yang paling terpukul adalah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Bhakti Jaya yang kini tak mampu menampung limbah dari warga setempat.
Rusdiana, seorang pembantu operator di TPS tersebut, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama sepekan terakhir. Mereka biasanya melakukan pemungutan sampah secara rutin, tetapi saat ini terlihat penumpukan di area jalan.
Masalah Overload TPA Cipayung yang Mempengaruhi Transportasi Sampah
Dalam wawancaranya, Rusdiana menjelaskan bahwa penyebab utama permasalahan ini adalah TPA Cipayung yang tidak lagi mampu menampung sampah dengan baik. Terlebih di musim hujan, terjadi longsor yang semakin memperparah keadaan.
Saat ditanya mengenai kapasitas sampah yang bisa ditampung, Rusdiana menyebutkan bahwa ada dua bak tronton yang biasanya mampu menampung limbah warga. Namun saat ini hanya ada satu tronton yang beroperasi, yang membuat volume sampah semakin meningkat.
“Karena jumlah kendaraan yang terbatas, kini sampah membanjiri jalanan,” tuturnya. Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga dan masalah yang harus segera diatasi.
Reaksi Warga Terhadap Penumpukan Sampah di Jalanan
Penumpukan sampah ini tidak luput dari sorotan masyarakat. Beberapa warga mengungkapkan ketidakpuasan dan protes terhadap pihak terkait akibat situasi yang semakin buruk. Mereka merasa terganggu dengan bau dan tampilan tidak sedap yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah ini.
Meskipun begitu, menurut Rusdiana, pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena memang keterbatasan armada pengangkut. “Kami hanya bisa menunggu kedatangan kendaraan berikutnya,” katanya.
Respons masyarakat pun beragam; sementara beberapa mengeluh, ada juga yang berusaha untuk mengerti situasi yang ada. Namun, jelas terlihat bahwa solusi jangka panjang diperlukan untuk mengatasi masalah ini.
Kendala yang Menghadapi Pengelolaan Sampah di Depok
Kendala pengelolaan sampah di Depok tidak hanya terletak pada jumlah armada, tetapi juga pada infrastruktur TPA yang ada. Dengan overload, kondisi TPA Cipayung semakin mengkhawatirkan dan berpotensi menciptakan masalah baru jika tidak ada tindakan yang tepat.
Ketersediaan kendaraan yang minim hanyalah satu bagian dari masalah yang lebih kompleks. Kebijakan pengelolaan limbah yang belum sepenuhnya terintegrasi membuat situasi ini menambah rumit, dan memerlukan perhatian dari pemerintah setempat.
“Kami berharap ada penambahan armada pengangkutan agar masalah ini dapat segera diatasi,” harap Rusdiana. Tanpa adanya perubahan, potensi permasalahan akan terus berlanjut dan berdampak lebih jauh.













